Cilegon, 1 September 2026 - PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan (KPdP) menuntaskan pekerjaan Pengembangan Klinik Pratama Bapelkes Krakatau Steel di Cilegon, Banten. KPdP mengerjakan arsitektur, struktur, serta mechanical, electrical, and plumbing (MEP) interior Gedung Lantai 1 yang kini menjadi pusat layanan klinik, apotek, dan Medical Check Up (MCU). Pekerjaan rampung sesuai target pada 28 Agustus 2026, dan fasilitas diresmikan sehari kemudian, Sabtu (29/8/2026) oleh Bapak Akbar Djohan selaku Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk.
Pengembangan ini menata ulang tiga layanan inti dalam satu lantai yang terintegrasi. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas, kualitas, dan produktivitas pelayanan, mengoptimalkan fasilitas, dan meningkatkan kepuasan pasien. Penerima manfaatnya adalah peserta, pensiunan, karyawan, dan keluarga di lingkungan Krakatau Steel Group, serta masyarakat luas.
Selama ini KPdP lebih dikenal sebagai mitra perawatan, perbengkelan, fabrikasi, dan konstruksi mekanikal-elektrikal di kawasan industri baja. Proyek ini menunjukkan bahwa kompetensi yang sama juga bisa diterapkan pada fasilitas layanan publik, dalam hal ini sektor kesehatan.
Selama pengerjaan, tim KPdP memperkuat struktur bangunan, merancang ulang tata ruang, dan menata jaringan kelistrikan, tata udara, serta air bersih agar sesuai kebutuhan fasilitas kesehatan. Ruang klinik dan apotek memerlukan sistem yang andal dan higienis, sedangkan alur MCU harus efisien agar pemeriksaan berjalan nyaman dan tertib.
Seluruh pekerjaan dijalankan dengan mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta tata kelola proyek yang baik.
"Klinik itu tempat yang tidak boleh ada kompromi. Baik itu dari kelistrikan, airnya harus bersih, dan udaranya harus terjaga. Proyek ini menunjukkan bahwa kemampuan KPdP bisa masuk ke berbagai sektor dan tentunya memberikan manfaat lebih luas." ujar Arief Budi Artha, Direktur Utama PT Krakatau Perbengkelan dan Perawatan.
Peresmian proyek ini berlangsung berdekatan dengan rangkaian HUT ke-56 Krakatau Steel pada 30–31 Agustus 2026. Waktu yang berdekatan ini memberi makna tersendiri: di usia yang semakin matang, Krakatau Steel Group menunjukkan bahwa kebangkitannya tidak hanya diukur dari produksi baja, tetapi juga dari manfaat nyata bagi manusia di sekitarnya.
Proyek ini juga mencerminkan semangat KS Reborn, yaitu kolaborasi lintas entitas di dalam Krakatau Steel Group, yang dijalankan dengan tata kelola yang baik di bawah pengelolaan Danantara Indonesia. Langkah ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya misi memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan kesehatan.
Krakatau Steel Reborn – Semakin Tangguh, Membangun Indonesia!